Arti Kecil Kesempurnaan

Tuhan Memberikan Kelebihan dalam Setiap Kekurangan Manusia, dan Membuatnya Menjadi Sempurna

Entah kalimat tersebut saya dengar darimana. Yang pasti, kalimat tersebut selalu membuat hati saya menjadi lebih tenang. Ketenangan yang muncul ketika teringat banyak sekali kesalahan yang telah, sedang bahkan nanti akan saya lakukan. Kesalahan memang suatu fitrah manusia, bahkan semenjak awal penciptaan dulu, manusia telah melakukan kesalahan. Adam dan Hawa yang melanggar ketentuan Tuhan untuk tidak sampai mencicipi buah ‘khuldi’, akhirnya setelah sekian lama tidak kuasa untuk tidak melakukan kesalahan itu.

Lalu apakah kesalahan itu, apakah itu termasuk kekurangan yang wajar, kekurangan yang selalu akan ada dalam setiap jiwa manusia ? Jika iya, apakah itu yang membuat manusia menjadi sempurna ? Banyak pertanyaan bisa kita ajukan mengenai kesalahan, dan mungkin tidak akan pernah ada akhirnya. Biasanya semua itu hanya akan berujung pada penyesalan.

Dan iya, penyesalan adalah kunci dari segalanya. Jawaban dari berbagai pertanyaan mengenai kesalahan yang selalu dipersalahkan. Semua tidak penting lagi ketika penyesalan yang sejatinya diikuti dengan perbaikan kesalahan telah kita fahami. Saya sendiri menganggap bahwa “Kesempurnaan Manusia adalah Ketika Kita Menyadari Akan Kesalahan Serta Berupaya Memperbaikinya” .

Pemahaman lain akan kekurangan manusia mungkin tidak akan ada batasannya, setiap jiwa dan pikiran memiliki standar yang berbeda akan arti kekurangan. Lahir dan batin. Memperhatikan tayangan “Take Me Out” atau “Take Him Out” yang saat ini sedang menjadi primadona di layar kaca sebenarnya memperhatikan fenomena kecil yang juga terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.

Balutan-balutan pakaian, aksi maupun kata-kata semuanya merupakan gambaran akan sifat dasar dari manusia. Ingin di akui eksistensi dan pastinya jati dirinya. Kita sekolah, bekerja dan berkeluarga. Mungkin begitulah tata uratan yang berlaku di sebagian besar masyarakat manusia. Lalu, apakah kuatnya ekspresi jati diri tersebut adalah merupakan kelebihan dari manusia? Kembali lagi, semua memang menjadikan manusia menjadi sosok mahluk hidup yang komplit. Kekurangan dan kelebihan, Kesalahan dan Kepatutan.

Dan, demikian juga pada akhirnya, semua penilaian akan eksistensi manusia ketika mempertanggung jawabkan hidupnya pastinya didasarkan pada penilaian yang komplit. Tuhan Yang Menjadikan Kita Sempurna. Semoga kita selalu dalam balutan rahmat dan berkah-Nya. 

Tags: , ,

Incoming search terms

It's very calm over here, why not leave a comment?

Leave a Reply




Pelatihan GIS, Kajian Keruangan, KLHS, HCVF