Upload Peta Dari Google Earth untuk GPS Garmin


IMG_2326-1
Saat ini penggunaan GPS untuk navigasi di jalan raya bukan lagi suatu hal luar biasa. Maraknya perangkat GPS yang beredar, baik yang merupakan perangkat khusus GPS maupun yang terintegasi dalam ponsel menjadikan aktivitas tersebut dapat dengan mudah diaplikasikan. Hanya sayang terkadang peta-peta jalan yang tersedia terbatas hanya di beberapa kota besar saja, seperti Jakarta, Bandung maupun Surabaya.

Saya sendiri sudah hampir 9 bulan menetap di Samarinda, ibukota Propinsi Kalimantan Timur. Nah, penasaran dengan penggunaan aplikasi GPS di Samarinda saya coba untuk membuat sendiri peta jalan yang akan saya gunakan untuk bernavigasi di Samarinda dan sekitarnya.

Untuk keperluan ini sebenarnya saya yakin bahwa Peta Jalan di Samarinda sudah tersedia dengan sangat detail. Beberapa tahun lalu, ada rekan di BPKH Kaltim yang menawarkan untuk barter data tersebut dengan data yang saya miliki, tapi sayang hal itu belum sempat daya lakukan. Untuk ini, saya coba memanfaatkan aplikasi Google earth yang menawarkan streaming citra resolosi tinggi beberapa lokasi di dunia termasuk di Indonesia. Nah, Kota Samarinda sendiri tersedia walaupun tanggal pengambilan citra adalah tahun 2002, alias sudah 7 tahun lalu. Tapi lumayanlah, walaupun pastinya ada beberapa lokasi yang tidak lagi sesuai dengan kondisi saat ini. Contohnya di lokasi Islamic Centre yang di citra satelit masih berupa hamparan lahan kosong.

Pertama yang saya lakukan adalah menggunakan Aplikasi Google Earth dan melakukan streaming di kota Samarinda. Sampai dengan hasil yang maksimal, saya membuat File Jalan (Garis warna merah) dengan menggunakan fasilitas Add Path. Lakukan secara teliti untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk Atribut nama Jalan bisa langsung menggunakan nama jalan atau dengan kode tertentu. Gabungkan dalam satu Folder. Dalam hal ini saya buat Jalan Samarinda.

Setelah semuanya selesai. Langkah selanjutnya adalah mennyimpan file Path tersebut kedalam formast KML. Klik kanan pada folder Jalan Samarinda, lalu pilih Save Place As. Masukan nama yang dikehendaki. Analogi yang sama dapat anda lakukan juga untuk Sungai, Bangunan baik dengan bentuk Polygon maupun titik (Placemark)

Google Earth

Langkah selanjutnya adalah gunakan Aplikasi Global Mapper untuk merapikan data yang telah dibuat dan untuk mengkonversi data ke format Polish MP Format, yang akan digunakan untuk membuat peta untuk aplikasi GPS Garmin.

Buka file KML yang telah kita buat di Google Earth, lalu setelah dirapikan export data yang tersedia ke format Polish MP (cgsMapper) dengan fasilitas File – Export Vektor Data – Polish MP. Beri Nama sesuai yang dikenadaki.

Global Mapper

Nah, kita sudah memiliki file dengan format Polish MP. Buka file tersebut dengan menggunakan Aplikasi GPSMapEdit. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis. Walaupun untuk menggunakannya secara penuh kita harus membeli license. Setelah terbuka lalu lakukan export data ke format Garmin IMG / cGPSmapper. Selain memerlukan aplikasi GPSMApEdit, juga diperlukan aplikasi Jangan lupa untuk mengatur path/lokasi aplikasi tersebut ketika melakukan export. cGPSmapper juga dapat di untuh secara gratis. Klik RUN dan kita sudah mendapatkan file IMG untuk diupload ke dalamm GPS navigasi.

GPSMapEdit

Langkah terakhir yang dilakukan adalah meng-uplod peta yang sudah kita buat ke dalam GPS. Untuk itu kita memerlukan aplikasi sederhana dan gratis lainnya yakni IMG2GPS. Cara mengupload cukup serdehana, panggil/load peta yang telah kita buat, lalu klik tombol Upload to GPS. Selesai sudah. Jangan lupa koneksi GPS pastikan terlah terhubung dengan komputer/laptop anda.

IMG2GPS

Lakukan zoom pada lokasi peta yang baru di Upload, dalam hal ini jalan di Samarinda. Peta telah ada dalam GPS anda. Untuk menonaktifkan, pilih menu Map Setup pada layar navigasi GPS.

Jadi, untuk membuat peta dari Google Earth untuk bisa digunakan di GPS Garmin diperlukan aplikasi sebagai berikut :

  1. Google Earth
  2. Global Mapper
  3. GPSMapEdit
  4. cGPSMapper
  5. IMG2GPS

Selain aplikasi diatas, bisa juga menggunakan ArcView/ArcGIS untuk mengedit dan mengupdate peta jalan yang telah dibuat di Google Earth (membutuhkan extensi tambahan).

Tentu saja, cara diatas hanya cara sederhana saja yang masih bisa dikembangkan lebih lanjut.  Kita bisa membuat peta yang lebih komplek dengan menggunakan format yang berbeda seperti shapefiles dari beberapa layer yang diperlukan, seperti kontur, sungai, titik tertentu hingga berupa polygon seperti informasi penutupan lahan / landcover.

Tags: ,

Incoming search terms

4 Comments Post a Comment
  1. adji says:

    mantap bener nih artikel ijin undu mas, salam kenal dari saya masih di dalam kawasan kaltim juga (berau)

  2. irafina says:

    Salam kenal juga.

  3. karkata says:

    kunjungi juga http://www.navigasi.net
    pusat pengembangan peta untuk gps

  4. irafina says:

    Sip. Navigasi.net salah satu web favorit saya.

Leave a Reply




Pelatihan GIS, Kajian Keruangan, KLHS, HCVF